Newest Post
Archive for 2013
1. tingkat pengangguran .
pengengguran
adalah orang yg tidak punya, mencari, atau mempersiapkan pekerjaan. Sedangkan
tingkat pengangguran adalah perbandingan antara jumlah penganggur dan jumlah
angkatan kerja dalam kurun waktu tertentu dalam persentase.
2. jenis pengangguran.
A. menurut penyebab terjadinya.
1. pengangguran
konjungtur/siklis. Adalah pengangguran yg berkaitan dengan turunnya
kegiatan ekonomi suatu Negara.
2. pengungguran structural. Adalah pengangguran yg disebabkan oleh
berubahnya struktur atau komposisi perekonomian. Ex. Berubahnya sector pertanian menjadi industry
3.pengangguran friksional. Adalah
pengangguran yg terjadi karena kesulitan temporer dalam mempertemukan pemberi
dan pencari pekerjaan.
4.Pengangguran musiman. Adalah
pengangguran yg disebabkan oleh pergantian musim.
B.Menurut
lama waktu kerja.
1. Pengangguran terbuka. Adalah
situasi dimana orang sama sekali tidak bekerja dan berusaha mencari pekerjaan.
Tingkat pengangguran terbuka =
X 100%
2.setengah menganggur. Adalah
situasi dimana orang bekerja, tapi
tenaganya kurang termanfaatkan diukur dari curah jam kerja,
produktivitas dan penghasilan .
Tingkat
setengah menganggur =
X 100%
3.pengangguran terselubung.
Terjadi karena tenaga kerja tidak bekerja secara optimal. Yg dikarenakan
ketidakcocokan antara pekerjaan dan tenaga kerja.
C.
Dampak pengangguran terhadap pembangunan nasional
1. Pendapatan nasional dan
pendapatan perkapita
2. Penerimaan Negara. Penerimaan
dari pajak penghasilan berkurang karena adanya pengangguran
3. Beban psikologis. Tekanan
kaeran tidak bisa mendapatkan pekerjaan
4. Biaya social
D.
Cara mengatasi pengangguran
1. Pengangguran siklis.
Meningkatkan daya beli masyarakat, pemerintah harus membuka proyek yg bersifat
umum dan mengarahkan permintaan masyarakat untuk membeli barang dan jasa serta
memperluas pasar barang dan jasa.
2. Pengangguran structural.
Mengadakan pendidikan dan pelatihan untuk karier baru, memindahkan tenaga kerja
ke tempat yg membutuhkanmendirikan industry padat karya,.
3. pengangguran friksional .
mengusahakan informasi yg lengkap tentang permintaan dan penawaran kerja.
Menyusun penggunaan tenaga kerja sebaik mungkin.
4. pengunggurnan
musiman.emberikan informasi lowongan kerja pada bidang lain dan melatih
seseorang agar memiliki keahlian dalam bekerja di saat tertentu.
E.
Usaha meningkatkan mutu tenaga kerja
1. pemerintah harus mendirikan
berbagai pusat latihan kerja untuk meningkatkan mutu tenaga kerja.
2. Pihak swasta hendaknya bekerja
sama dengan sekolah atau kampus untuk menyediakan kesempatan kerja.
3. Individu hendaknya membekali
diri dengan apa yg di inginkan oleh perusahaan. atau menanamkan jiwa wira usaha
F. Teori
Pertumbuhan ekonomi
Berikut ini diuraikan teori-teori
pertumbuhan ekonomi dari berbagai aliran
a.
Aliran Merkantilisme
Pertumbuhan
ekonomi atau perkembangan ekonomi suatu negara menurut kaum Merkantilis
ditentukan olehpeningkatan perdagangan internasional dan penambahan pemasaran
hasil industri serta surplus neraca perdagangan.
b.
Aliran Klasik
Tokoh-tokoh
aliran Klasik antara lain Adam Smith dan DavidRicardo.
1. Adam
Smith
Adam
Smith mengemukakan teori pertumbuhan ekonomi dalam sebuah buku yang
berjudul An InquiryInto the Nature and Causes of the Wealth of Nations tahun1776.
Menurut
Adam Smith, ada empat fackor yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi, yaitu:
a)
jumlah penduduk
b)
jumlah stok barang-barang modal
c)
luas tanah dan kekayaan alam, dan
d)
tingkat teknologi yang digunakan
2.
David Ricardo
David
Ricardo mengemukakan teori pertumbuhan ekonomi dalam sebuah buku yang berjudul
The Principles of Political Economy and Taxation. Menurut David Ricardo,
pertumbuhan ekonomi suatu negara ditentukan oleh pertumbuhan penduduk, di
mana bertambahnya penduduk akan menambah tenaga kerjadan membutuhkan tanah
atau alam.
c.
Aliran Neo Klasik
Tokoh-tokoh
aliran Neo Klasik di antaranya Schumpeter,Harrod – Domar, dan Sollow – Swan.
1)
Schumpeter
Teori
Schumpeter menekankan tentang pentingnya peranan pengusaha dalam menciptakan
pertumbuhan ekonomi dan para pengusaha merupakan golonganyang akan
terus-menerus membuat pembaruan atauinovasi dalam ekonomi. Hal ini bertujuan
untuk peningkatan pertumbuhan perekonomian jika parapengusaha terus-menerus
mengadakan inovasi danmampu pengadakan kombinasi baru atas investasinyaatau proses
produksinya. Adapun jenis-jenis inovasi, diantaranya dalam hal berikut:
a)
Penggunaan teknik produksi
b)
Penemuan bahan dasa
c)
Pembukaan daerah pemasaran
d)
Penggunaan manajemen
e)
Penggunaan teknik pemasaran
2)
Harrod – Domar
Dalam analisis teori pertumbuhan ekonomi menurutvTeori Harrod – Domar,
menjelaskan tentang syarat yangharus dipenuhi supaya perekonomian dapat
mencapaipertumbuhan yang teguh (steady growth) dalam jangka panjang. Asumsi
yang digunakan oleh Harrod–Domardalam teori pertumbuhan ekonomi ditentukan
oleh beberapa hal-hal berikut
a)
Tahap awal perekonomian telah mencapai tingkat full employment.
b)
Perekonomian terdiri atas sektor rumah tangga(konsumen) dan sektor perusahaan
(produsen).
c)
Fungsi tabungan dimulai dari titik nol, sehingga besarnya tabungan
proporsional denganpendapatan.
d)
Hasrat menabung batas (Marginal Propencity toSave) besarnya tetap.
Sehingga
menurut Harrod – Domar pertumbuhanekonomi yang teguh akan mencapai kapasitas
penuh(full capacity)dalam jangka panjang.
3)
Sollow–Swan
Menurut
teori Sollow–Swan, terdapat empat anggapandasar dalam menjelaskan pertumbuhan
ekonomi.
a)
Tenaga kerja (penduduk) tumbuh dengan lajutertentu.
b)
Fungsi produksi Q = f (K,L) berlaku bagi setiapperiode (K : Kapital, L :
Labour).
c)
Adanya kecenderungan menabung darimasyarakat.
d)
Semua tabungan masyarakat diinvestasikan.
D. Aliran Historis
Tokoh-tokoh
yang menganut aliran historis antara lain Friederich List, Bruno Hildebrand,
Karl Bucher, Werner Sombart, dan Walt Whitman Rostow.
1)
Friederich List (1789–18456)
Menurut
Friederich List, perkembangan ekonomi ditinjau dari teknik berproduksi sebagai
sumber penghidupan.Tahapan pertumbuhan ekonominyaantara lain: masa berburu atau
mengembara, masa beternak atau bertani, masa bertani dan kerajinan, masa
kerajinan industri dan perdagangan. Buku hasil karyanya berjudul Das Nationale
System derPolitischen Oekonomie(1840).
2)
Bruno Hildebrand (1812–1878)
Menurut
Bruno Hildebrand, perkembangan ekonomi ditinjau dari cara pertukaran
(tukar-menukar) yang digunakan dalam masyarakat. Tahap pertumbuhanekonominya:
masa pertukaran dengan natura (barter),masa pertukaran dengan uang, dan masa
pertukaran dengan kredit/giral.Pendapatnya ditulis dalam sebuah buku yang
berjudul Die National Ekonomie der gegenwart und Zukunfit (1848).
3)
Karl Bucher (1847–1930)
Menurut
Karl Bucher, perkembangan ekonomi ditinjaudari jarak antara produsen dengan
konsumen. Tahappertumbuhan ekonominya antara lain: rumah tanggatertutup, rumah
tangga kota, rumah tangga bangsa, danrumah tangga dunia.
4)
Werner Sombart (1863–1941)
Menurut
Werner Sombart, perkembangan ekonomivditinjau dari susunan organisasi dan
idiologi masyarakat. Tahapan pertumbuhan ekonomi menurut WernerSombart adalah
Zaman perekonomian tertutup, Zaman perekonomian kerajinan dan pertukangan,
Zaman perekonomian kapitalis (Kapitalis Purba, Madya, Raya,dan Akhir).Karyanya
ditulis dalam sebuah buku yang berjudul Der Moderne Kapitalismus (1927)
5)
Walt Whitman Rostow
Dalam
bukunya yang berjudul The Stage of EconomicGrowth, W.W. Rostow membagi
pertumbuhan ekonomimenjadi lima tahap atas dasar kemajuan tingkatteknologi.
Kelima tahap itu adalah masyarakattradisional, prasyarat lepas landas, lepas
landas, gerakanke arah kedewasaan, dan tahap konsumsi tinggi.
Tag :// EKONOMI
Jumlah penduduk adalah banyaknya
orang yang mendiami suatu wilayah Negara.
Penduduk di bagi menjadi 2
kelompok :
- Penduduk usia kerja (tenaga
kerja) adalah penduduk yang berusia di atas 15 tahun
- Penduduk bukan usia kerja
adalah penduduk yg berusia di bawah 15 tahun
Tenaga kerja dapat di bagi 2
kelompok yakni
- Kelompok angkatan kerja adalah
penduduk dalam usia kerja yang bekerja maupun tidak. Angkatan kerja ada yang
sudah mendapatkan pekerjaan namun ada juga yg tidak bekerja
- Bukan angkatan kerja adalah
penduduk yang tidak sedang mencari pekerjaan dikarenakan suatu kepentingan
seperti sekolah, dan mengurus rumah tangga.
Kesempatan kerja adalah
tersedianya lapangan kerja bagi angkatan kerja.
Tingkat partisipasi angkatan
kerja =
X 100%
Ketergantungan/Dependency ratio
(DR) =
X 100%
Semakin tinggi DR maka semakin tinggi
tanggungan penduduk produktif
Tag :// EKONOMI
PROPOSAL
PEMBUATAN BARANG-BARANG ANTI CELUP
DEGAFARASA
INDONESIAN ORGANITATION
TAHUN
2012 /2013
-------------------------------------------------------------------------------------------------
BAB 1 PENDAHULUAN
A. DASAR PEMIKIRAN
Barang-barang
sepert kuas adalah barang yang harus di celupkan ke suatu cairan seperti cat.
Proses pencelupan ini harus dilakukan
secara berulang-ulang. Jika hanya satu kali pencelupan mungkin tidak
terlalu membuat capek, tapi bagai mana jika kita mencelupkannya berulang-ulang,
pasti akan melelahkan, belum lagi kita kita harus menunggu agar cairan tersebut
tidak terjatuh ke tempat yang tidak seharusnya seperti lantai.
Jadi menurut kita mencelupkan
membutuhkan waktu dan tenaga lebih. Dan kita disini akan meminimalisir
pencelupan ke suatu cairan, dan kita menggantinya dengan memanfaatkan gaya
gravitasi, yakni dengan mengalirkan cairan ke benda yang ingin di gunakan,
seperti kuas.
B. NAMA KEGIATAN
Pembuatan benda anti celup yang
diproduksi oleh DEGAFARASA INDONESIAN ORGANITATION dengan :
Direktur : Clarisa Maharani
Penemu : Gangga Pamadya B.
C. TUJUAN KEGIATAN
Tujuan
1. Memberikan inovasi baru untuk
Indonesia dan dunia
2. Memudahkan manusia dalam
melakukan pekerjaan
3. Mampu menerapkan suatu konsep
keeffektifan dan keberhasilan suatu organisasi
BAB
II
METODE
PELAKSANAAN
A. PRODUK
1.
Rol cat
Produk rol cat ini dari luar tampak seperti rol cat
seperti biasanya. Namun dibalik kesederhanaanya ada banyak keuntungan.
Cat rol. Dari luar tampak seperti biasanya
Didalam
produk ini terdapat rongga berupa 2 pipa
dari paralon yang dapat didugunakan untuk menaruh cat. Kemudian 2 paralon
disatukan agar bisa memutar dan mengeluarkan cat yang berada didalamnya dan
kemudian mengalir ke tempat yang dipergunakan untuk mengecat (kasa).
Kedua paralon disatukan dan jika
digunakan salah satu paralon akan berputar dan lubang akan membuka tutup dan akan
mengeluarkan cat sedikit demi sedikit.
Paralon yang lebih besar luarnya akan di
berikan kasa( bagian untuk mengecat) dan tepat di lubang paralon besar akan diberikan
hambatan untuk keluar cat, agar cat tidak tercecer keluar.
(Lebih lengkapnya akan kita
presentasikan)
BAB
III
PEMBUATAN
BARANG
1. Proses pembuatan buatan barang
Barang-barang yang akan
kami buat sesuai dengan apa yang kami jelaskan dipresentasi kami.
kami akan memodifikasi bentuk dari barang di atas agar lebih nyaman digunakan.
kami akan memodifikasi bentuk dari barang di atas agar lebih nyaman digunakan.
2. Dana
Dana yang kami
keluarkan sangat amat murah. Karena kita menggunakan barang-barang yang sederhana
. Untuk membuat rol cat kita akan mengeluarkan dana Rp.15.000 .
BAB
VII
Potensi
Prodak
A. MANFAAT YANG AKAN DIPEROLEH
Dari barang ini kita akan
mendapatkan kemudahan dalam melakukan suatu kegiatan . kita juga akan menghemat
waktu, tenaga, dan uang kita.
B.
KELEBIHAN
Kenapa
anda harus memilih produk ini untuk di biayai.
Pertama,
produk ini adalah produk dengan iovasi baru
Kedua,
produk ini adalah produk yang lain dari pada lain
Dan
Kemudian Produk ini mempunyai banyak kelebihan produk perusahaan lain
Tag :// BAHASA INDONESIA